Water Birth

Water Birth

proxy?url=http%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-iD4r19EWr8s%2FT5ksA3ifzvI%2FAAAAAAAAACM%2FRsobCN4shLg%2Fs320%2Fwater-birth-babies.jpg&container=blogger&gadget=a&rewriteMime=image%2F*



Water birth¸ mungkin akhir-akhir ini anda sering mendengar istilah ini. Yang dimaksud water birth adalah proses persalinan yang dikerjakan dalam air baik sejak menjelang persalinan ataupun saat proses persalinan berlangsung. Banyak ibu hamil yang tertarik dengan proses persalinan alternatif ini¸ mungkin karena berbeda dengan kelahiran normal.

             

Metode water birth sendiri ada beberapa macam¸ secara umum ibu akan berendam di dalam bak (bath tub) berisi air hangat selama proses persalinan¸ kemudian saat melahirkan bisa di dalam air atau di bed/tempat tidur seperti biasa.


Water birth sendiri untuk alasan rasionalisasinya saya juga belum mengerti sampai sekarang. Jika dikatakan untuk mencari proses kelahiran yang sefisiologis mungkin¸ maka water birth tidak fisiologis karena normalnya manusia melahirkan tidak di air. Ada beberapa alasan yang dikatakan merupakan keunggulan water birth¸ menurut para praktisi dan pendukungnya:


Keuntungan untuk ibu bersalin:

  • Air memiliki efek menenangkan¸ nyaman¸ dan relaks untuk ibu bersalin  
  • Air dipercaya dapat meningkatkan energi ibu 
  • Efek mengapung air mengurangi berat badan ibu¸ sehingga ibu lebih mudah bergerak dan berganti posisi  
  •  Efek mengapung memperbaiki kontraksi rahim à persalinan lebih lancar 
  • Air dipercaya dapat memperbaiki sirkulasi darah dan oksigenasi ke otot rahim¸ sehingga kontraksi lebih baik¸ supply oksigen untuk jani lebih baik 
  • Berendam dalam air mengurangi kecemasan¸ dan menurunkan tekanan darah 
  • Air dapat mengurangi hormon stres dan merangsang munculnya hormon endorfin yang mengurangi rasa nyeri 
  • Air meningkatkan elastisitas perineum sehingga mengurangi kejadian robekan perineum

Keuntungan untuk janin:

  • Lingkungan air serupa dengan lingkungan janin dalam rahim yang “berendam” dalam cairan ketuban ibu 

Keuntungan-keuntungan yang disebutkan diatas tampaknya masih berupa hipotesa yang perlu dibuktikan lebih jauh melalui penelitian yang sistematis. Selain keuntungan yang disebutkan diatas¸ ada beberapa risiko yang harus diketahui ibu yang bersalin di dalam air. 

 

Risiko Water Birth:

  • Pada persalinan dalam air¸ dapat terjadi emboli cairan (artinya air masuk ke pembuluh darah ibu di rahim). Jika terjadi emboli maka fatal akibatnya bagi ibu¸ karena sebagian besar emboli berakhir dengan kematian. 
  • Risiko bayi menelan air sehingga bayi “tenggelam” (aspirasi). 
  • Risiko infeksi jika air yang digunakan tidak steril dan prosesnya lama atau adanya ketuban yang mekoneal atau feses dari ibu. 
  • Risiko putusnya tali pusat jika menarik terlalu kuat saat mengeluarkan bayi dari air.

Menurut saya persalinan air sendiri masih kontroversial dan memerlukan bukti-bukti penelitian yang lebih lanjut. Pada akhirnya keuntungan dan erugian yang telah dijelaskan patut dipertimbangkan baik-baik oleh ibu yang ingin memilih metode ini. Saran saya: metode ini hanya bisa digunakan pada persalinan yang benar-benar fisiologis/normal tanpa ada penyulit penyakit apapun¸ jika ada penyulit sebaiknya persalinan dikerjakan secara “normal” di darat. Semoga bermanfaat.


 

Aldika Akbar dr. SpOG

Dokter Spesialis Kandungan Surabaya

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial