VBAC, Persalinan Normal pada Ibu dengan riwayat Operasi Sesar

VBAC, Persalinan Normal pada Ibu dengan riwayat Operasi Sesar

Salah satu topik paling happening dan sering ditanyakan ibu hamil kepada dokter kandungan adalah soal persalinan normal pada ibu yang pernah operasi sesar sebelumnya (Vaginal Birth After Caesarean: VBAC). Sebagian ibu hamil dengan riwayat sesar menginginkan persalinan berikutnya secara spontan (normal), karena ingin merasakan sensasi melahirkan normal. Tidak semua bumil dengan riwayat persalinan sesar adalah kandidat yang tepat untuk mencoba persalinan normal. Digunakan istilah “mencoba” karena memang dalam proses persalinan tidak ada jaminan keberhasilan, bahkan pada ibu yang belum pernah sesar pun tetap ada risiko kegagalan persalinan spontan. Namun jika bumil tersebut memenuhi syarat untuk VBAC, ada kemungkinan besar akan sukses.

           

VBAC sendiri memiliki angka keberhasilan 60-80%, artinya ada risiko 20-40% VBAC gagal dan harus diakhiri dengan persalinan sesar. Jadi sebenarnya angka keberhasilan VBAC cukup tinggi. Sebelum memutuskan untuk mencoba VBAC maka bumil dan pasangannya mesti mengetahui keuntungan dan kerugian (risiko) VBAC itu sendiri, sehingga bisa memilih yang terbaik bagi dirinya.

           

Ada beberapa keuntungan jika VBAC berhasil dibanding melakukan sesar ulang pada kehamilan berikutnya:

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Penyembuhan pasca melahirkan lebih cepat

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Lama perawatan di rumah sakit lebih singkat

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Risiko infeksi lebih rendah

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Perdarahan lebih sedikit

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Kemungkinan transfusi lebih kecil

 

Sedangkan risiko VBAC yang paling ditakutkan adalah robekan rahim. Bekas luka operasi yang ada sebelumnya akan terbuka lagi, bisa saat proses persalinan atau mengejan. Kemungkinan kejadian ini memang kecil (berkisar 1%), namun bila terjadi maka akibatnya fatal. Jika terjadi robekan rahim, maka akan terjadi perdarahan hebat dalam rahim yang mengakibatkan kematian bayi, sampai mengancam nyawa ibu jika tidak ditangani segera.  Ini yang sering menjadi pertimbangan utama dokter, namun kemungkinan terjadi hal ini cukup kecil.

 

Selain keuntungan dan kerugian, tidak semua bumil bisa mencoba atau menjadi kandidat VBAC. Hanya bumil yang memenuhi syarat saja yang bisa mencoba VBAC.  Persyaratan VBAC:

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Jenis irisan pada operasi sesar sebelumnya transversal rendah. Jada irisan pada operasi sesar ada beberapa macam, ada yang irisan rendah atau tinggi. VBAC tidak boleh dilakukan jika sebelumnya dokter melakukan operasi sesar irisan tinggi, karena itu penting mengetahui data persalinan sebelumnya.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Panggul ibu luas (persalinan sesar sebelumnya tidak disebabkan panggul yang sempit).

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Tidak pernah operasi rahim yang lain sebelumnya, seperti pengangkatan myoma. Jika pernah punya riwayat seperti ini maka tidak diperbolehkan VBAC karena risiko ruptur meningkat.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Tidak pernah mengalami robekan rahim sebelumnya.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Tidak memiliki kondisi medis yang menyulitkan persalinan normal, seperti letak plasenta abnormal atau ada myoma.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Harus dikerjakan di rumah sakit yang bisa melakukan operasi sesar segera jika persalinan macet.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Ada tim yang siap menangani keadaan darurat terkait robekan rahim secara siaga penuh di rumah sakit tersebut.

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Persalinan akan diawasi secara ketat, jika terjadi kelambatan kemajuan persalinan/pembukaan yang tidak maju2, maka VBAC harus diakhiri dengan operasi sesar.

 

Beberapa hal yang diketahui juga berisiko tinggi untuk dilakukan VBAC adalah:

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Usia ibu tua

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Ibu obesitas (kegemukan)

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Bayi besar (lebih dari 4 kg)

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Letak bayi sungsang

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Kehamilan lewat waktu (lewak tanggal taksiran persalinan)

[if !supportLists]-->-       [endif]-->Jarak kelahiran sebelumnya kurang dari 2 tahun

 

Tidak semua RS memenuhi syarat untuk melakukan VBAC, karena itu menjadi tugas ibu dan suami mencari RS yang paling tepat untuk menjalani VBAC. Kemudian memang tidak semua dokter bersedia melayani VBAC, dengan alasan utama karena risiko robekan rahim tadi.  Pada akhirnya memang keputusan untuk mencoba VBAC atau operasi sesar ulang, harus menjadi keputusan bersama pasangan suami istri dengan dokter, setelah mengerti secara jelas dan detail mengenai keuntungan, kerugian, serta pilihan mana yang terbaik bagi ibu tersebut. Tiap individu memiliki pilihan sendiri mana yang terbaik bagi dirinya, baik VBAC atau operasi sesar ulang.

EndFragment-->

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial