Vaksinasi HPV, Pencegahan Efektif Kanker Serviks

Vaksinasi HPV, Pencegahan Efektif Kanker Serviks

Saat ini sering sekali kita mendengar istilah yang sedang populer, Vaksinasi HPV atau vaksinasi serviks. Secara sederhana vaksinasi HPV adalah vaksin yang diberikan untuk merangsang tubuh menimbulkan kekebalan terhadap virus HPV, yang telah diketahui sebagai penyebab utama kanker serviks. Selain penyebab kanker serviks, HPV juga menyebabkan penyakit kelamin, kutil kelamin (genital warts). Seperti kita ketahui kanker serviks masih menjadi pembunuh wanita nomer dua di seluruh dunia.


Hampir sebagian besar manusia dalam hidupnya akan terinfeksi virus HPV, sebagian besar dari mereka dapat membunuh virus itu sehingga tidak menimbulkan gejala apa2, namun sebagian kecil menyebabkan perubahan ke arah kanker serviks atau penyakit kelamin. HPV bisa menginfeksi laki-laki atau perempuan, ditularkan melalui hubungan seksual. 


Vaksin HPV membuat tubuh kebal terhadap virus ini sehingga dapat mencegah kanker serviks. Vaksin HPV terbuat dari protein virus (yang tidak aktif) yang melindungi terhadap 2 atau 4 tipe HPV. Ada 40 jenis virus HPV, ada yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks (high risk) dan ada yg hanya menyebabkan kutil kelamin (low risk). 


Ada dua jenis vaksin HPV yang beredar saat ini:

  • Vaksin HPV yang melindungi terhadap dua tipe virus HPV yang high risk
  • Vaksin HPV yang melindungi terhadap dua tipe virus HPV high risk dan dua tipe low risk


Vaksinasi HPV dikatakan memiliki efektivitas hampir 100% dalam mencegah kanker serviks. Bisa bertahan seumur hidup. Idealnya vaksin HPV diberikan sebelum wanita pertama kali berhubungan seksual, di negara maju remaja wanita usia 11-13 tahun sudah diwajibkan mendapat vaksinasi ini.


Pemberian Vaksin HPV dalam satu seri terdiri 3x pemberian: biasanya bulan 0, 1-2, dan bulan 6. Meskipun vaksin HPV sangat efektif dalam mencegah kanker serviks, namun idealnya wanita yang sudah mendapat vaksin HPV tetap harus menjalani skrining rutin kanker serviks, dengan pap smear rutin tahunan.


Semoga informasi ini bermanfaat.


dr. Aldika Akbar SpOG

Dokter Spesialis Kandungan Surabaya

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial