Risiko Obesitas bagi Kesehatan

Risiko Obesitas bagi Kesehatan

Obesitas atau kegemukan makin sering dijumpai di masyarakat saat ini. Pola hidup yang jarang olahraga, pola makan yang berlebihan (tinggi karbohidrat dan lemak), menjadi penyebab utama obesitas. Obesitas bukan hanya masalah kosmetik, tapi lebih dari itu sudah merupakan suatu penyakit yang serius yang dapat menimbulkan berbagai penyakit lanjutan lainnya. Jadi jika seorang wanita obesitas, ia harus berupaya menurunkan berat badannya, bukan karena ejekan/tekanan dari lingkungan sekitar, tapi demi kesehatannya sendiri.


Apa Saja Risiko Obesitas bagi Kesehatan Ibu?


Penyakit Jantung Koroner

PJK adalah kondisi dimana ada plak yang menyumbat pembuluh darah koroner, yang berfungsi memberi supli darah ke jantung. Plak terbentuk karena tingginya kadar lemak dalam tubuh (karena obesitas). Jika pembuluh koroner tersumbat maka dapat menyebabkan serangan jantung.


Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Semakin berat obesitasnya maka semakin tinggi tekanan darah, hal ini bisa memicu kerusakan pembuluh darah seluruh tubuh.


Stroke

Makin tinggi indeks massa tubuh, main tinggi risiko terjadinya stroke


Kadar lemak abnormal

Jelas, jika seseorang obesitas maka kadar lemak dalam tubuhnya menjadi abnormal. Kadar lemak jahat (LDL) tinggi, dan lemak baik (HDL) menurun.


Sindroma Metabolik

Ini adalah kumpulan gejala yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, diabetes dan stroke.Sindroma metabolik meliputi: lingkar perut yang lebar, kadar lemak trigliseride tinggi, kadar HDL rendah, tekanan darah tinggi, dan gula darah tinggi.


Kanker

Ini meliputi kanker usus, payudara, rahim, dan empedu.


Osteoarthritis

Gangguan sendi pada lutut, pinggul, dan punggung bawah. Berat yang berlebihan menambah tekanan ke sendi sehingga menimbulkan kondisi ini.


Sleep Apnea

Adanya gangguan tidur, dimana terjadi satu atau dua episode berhenti bernafas saat tidur. Ini karena tumpukan lemak di leher mengganggu pernapasan saat tidur.


Obesity Hypoventilation Syndrome

Gangguan pernafasan, dimana pernafasan lebih lambat pada orang obesitas sehingga mempengaruhi kadar oksigen di dalam tubuh. Ini bisa menyebabkan kematian.


Gangguan Kesuburan

Obesitas dapat menyebabkan PCO (Sindroma Ovarium Polikistik), yang menggangu menstruasi, dan kesuburan wanita.


Batu Kandung Empedu

Biasanya gejala berupa nyeri perut atau punggung hebat.



Itu adalah berbagai masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh kondisi obesitas. Karena itu mulai skrg mari kita menjalani pola hidup sehat. Makanan diatur (diet), tidak berlebihan, kemudian rutin berolahraga, dan istirahat cukup, serta hindari stres.

Yang terbaik adalah tidak makan berlebihan, sebagaimana ajaran agama untuk berhenti makan sebelum kenyang. 


Semoga bermanfaat


dr. Aldika Akbar SpOG

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Surabaya

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial