Penyebab Keguguran Berulang
Selasa, 02 Oktober 2018
drAldi.com
Bagikan

Penyebab Keguguran Berulang

Keguguran merupakan suatu kejadian yang menyedihkan bagi pasangan suami istri, terlebih pada yang belum mempunyai keturunan. Dan seringkali hal ini dapat terjadi berulang kali. Sebagian besar proses keguguran bahkan terjadi sebelum seorang ibu menyadari bahwa dirinya hamil. Sekitar 5% pasangan akan mengalami keguguran >2x dan 1% >3x. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya hal ini:

 

1. Genetik

Adanya suatu kelainan pada kromosom janin, yang merupakan cetakan genetik (bawaan) dari janin. Adanya kelainan ini menyebabkan janin tidak dapat berkembang dengan normal sehingga tubuh merespon secara alamiah dengan mengeluarkan janin (keguguran). 50% keguguran disebabkan hal ini. 

 

2. Kelainan Sistim Kekebalan Tubuh Ibu (Imunologis)

Adanya suatu gangguan pada sistim imunologi tubuh ibu dimana didapatkan suatu zat-antibodi yang akan menyerang janin - plasenta sehingga mengakibatkan keguguran. Sindroma antifosfolipid adalah kelainan yang paling signfikan. Gangguan imunologis menyebabkan sekitar 10-20% keguguran pada awal kehamilan.

 

3. Faktor anatomis

Adanya suatu kelainan pada anatomi/struktur rahim sehingga menyebabkan buah kehamilan tidak dapat "tinggal" dengan baik di dalam rahim. Contoh: adanya sekat di dalam rahim, atau adanya mioma, atau didapatkan jumlah rahim lebih dari satu, dan lain-lain.

 

4. Faktor Endokrin

Adanya gangguan endokrin seperti pada penyakit diabetes mellitus (kencing manis), dan penyakit tiroid dapat menyebabkan keguguran berulang. Skrining diabetes dan tiroid perlu dilakukan pada tiap kasus keguguran berulang.

 

5. Penyakit darah

Adanya kelainan dimana darah ibu mudah mengumpal juga dapat menyebabkan keguguran berulang. Hal ini disebabkan proses penggumpalan pada plasenta yang menyebabkan aliran darah ke janin menjadi terhambat.

 

6. Penyakit Infeksi

Penyakit infeksi apapun yang belum sembuh pada saat hamil dapat menyebabkan keguguran, seperti: HIV, malaria, toxoplasma, rubella, herpes, CMV, jamur, dan lain-lain

 

7. Lingkungan 

Beberapa paparan dari lingkungan juga dapat berbahaya, seperti: asap rokok, alkohol, konsumsi kopi berlebihan, krim anti jerawat, zat-zat kimia di pabrik, dan lain-lain.

 

Penanganan keguguran berulang harus disertai dengan penilaian adanya faktor risiko dan penyebabnya. Sehingga dapat dilakukan intervensi dengan tepat oleh dokter.  

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar