Pasca Persalinan Normal

Pasca Persalinan Normal

Setelah persalinan normal tanpa komplikasi, ibu biasanya menginap 1 malam saja di RS. Wajar ibu merasa kelelahan, dokter dan perawat akan mengecek secara rutin kondisi ibu, tekanan darah, kencing, ada tidak perdarahan, dan lain-lain.


Komplikasi pasca persalinan akan diawasi oleh tenaga medis. Jika ibu harus menjalan episiotomi (prosedur memperlebar jalan lahir saat persalinan), maka luka bisa terasa panas dan perih. Dokter akan memberikan obat untuk mengurangi rasa nyeri. Luka yang lebar akan membutuhkan waktu untuk sembuh. Kadang proses penyembuhan bisa terganggu oleh infeksi. Dapat juga terjadi perdarahan pasca persalinan akibat adanya plasenta (ari-ari) yang tertinggal di dalam rahim, bisa dilakukan pengobatan atau sampai kemungkinan kuret.


Saat awal pasca persalinan, maka ibu masih akan merasakan nyeri perut/nyeri pinggang ringan yang disebabkan kontraksi rahim. Kontraksi rahim diperlukan pada masa nifas untuk mengembalikan ukuran rahim menjadi normal. Tanpa proses kontraksi yang baik maka dapat terjadi perdarahan dari dalam rahim. Flek2 (perdarahan ringan dari kemaluan) normal pada awal pasca persalinan, dan jumlahnya akan terus berkurang, dengan warna menjadi semakin muda. Jika anda mendapatkan perdarahan yang sangat banyak, atau demam, atau keluar cairan dari kemaluan yang berbau, maka kemungkinan didapatkan suatu komplikasi yang membutuhkan penanganan lanjutan.


Perineum (area antara vagina dan anus) biasanya dapat membengkak dan nyeri pasca persalinan, apalagi jika didapatkan luka pasca episiotomi. Kompres dingin biasanya dapat mengurangi rasa nyeri, selain obat-obatan.


Karena tekanan hebat pada kandung kemih saat kehamilan dan persalinan, biasanya pasca bersalin dapat mengalami kesulitan berkemih. Menuangkan air pada daerah kemaluan saat berkemih dapat membantu mempermudah proses ini. Sering juga terjadi infeksi saluran kencing pasca persalinan, ditandai dengan rasa nyeri kencing, sering kencing, kencing terasa masih sisa dll.


Saat bersalin dapat dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini), dimana bayi setelah lahir segera ditempelkan di dada ibu untuk segera memulai proses menyusui. Proses ini bisa berlangsung antara 1-2 jam. Pembahasan mengenai hal ini akan dibahas tersendiri.

Semoga bermanfaat,

 

dr. Aldika Akbar SpOG

Dokter Spesialis Kandungan Surabaya

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial