Kehamilan Tidak Berkembang - Blighted Ovum
Jum'at, 09 November 2018
drAldi.com
Bagikan

Kehamilan Tidak Berkembang - Blighted Ovum

Kehamilan tidak berkembang atau kehamilan kosong, atau secara medis dikenal sebagai Blighted ovum(BO) adalah kejadian yang cukup sering dijumpai pada ibu hamil trimester pertama. BO adalah penyebab 50% keguguran pada trimester pertama. BO terjadi jika sel telur yang telah dibuahi menempel pada Rahim namun sayangnya tidak berkembang menjadi embrio (janin). Pada kehamilan normal, saat usia kehamilan 5-6 minggu maka embrio (janin) sudah akan muncul dan tampak di dalam kantung kehamilan. Pada saat ini panjang janin bisa mencapai 18 mm. Namun pada kondisi BO, hal ini tidak terjadi – embrio tidak tumbuh, dan kantung kehamilan tetap kosong. 

 

BO umummya disebabkan oleh kelainan kromosom, struktur pada hasil pembuahan yang membawa gen. Gen lah yang akan menentukan bagaimana sifat, bentuk, dan perkembangan fisik dan karakter manusia. Kelainan kromosom ini biasanya disebabkan adanya kualits sperma atau sel telur yang buruk, atau bisa juga disebabkan gangguan proses pembelahan sel saat terjadi fertilisasi (pembuahan). Disini penting disadari, bahwa tidak ada hal salah yang diperbuat ayah/ibu ketika terjadi BO. BO tidak disebabkan makanan, minuman, obat-obatan, dan lain2.

 

BO biasanya terjadi secara acak, dan jarang lebih dari sekali. Dan kejadian BO sangat sering dijumpai, yang kemudian berikutnya akan bisa hamil normal. Sehingga ibu tidak perlu cemas. Gejala BO sama seperti gejala kehamilan biasa: tes hamil positif, telat menstruasi, pusing, mual, muntah, lemas. Dan biasanya disertai tanda2 keguguran: flek2 atau perdarahan pervaginam, nyeri perut (kram), atau menstruasi yang deras. 

 

img-1541715987.jpg

Gambaran BO pada USG. Kantong kehamilan kosong tanpa janin.


img-1541716026.jpg

Gambaran Kehamilan Normal pada USG. Tampak janin dalam kantong kehamilan.


Diagnosa BO ditegakkan melalui USG, dengan pemeriksaan pada usia 5-7 minggu tidak didapatkan tanda2 adanya embrio atau janin di dalam rahim. Jika sudah terdiagnosa BO maka tatalaksana hanya dibersihkan/ kehamilan diakhiri, bisa dengan cara kuretase (kuret). Karena pada BO pasti tidak akan berkembang menjadi kehamilan normal. Pasca BO, sebaiknya ibu menunda 1-3 bulan sebelum mencoba hamil lagi. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar