Infeksi Rubella pada Kehamilan
Selasa, 16 Oktober 2018
drAldi.com
Bagikan

Infeksi Rubella pada Kehamilan

Rubella atau Campak Jerman, adalah penyakit infeksi yang disebabkan virus rubella. Kasus Rubella sendiri sudah cukup jarang mengingat sudah dilakukan vaksinasi MMR secar rutin pada anak2. Dan infeksi ini pada orang dewasa tidak terlalu berbahaya karena dapat sembuh spontan. Namun akan sangat berbahaya jika infeksi ini mengenai ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Penyebaran infeksi ke janin pada trimester pertama dapat menyebabkan cacat bawaan (Congenital Rubella Syndrome).

 

25-50% ibu yang terinfeksi rubella tidak menampilkan gejala sehingga tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus rubella bisa disebarkan melalui batuk. Gejala awal infeksi rubella biasanya demam, batuk, pilek, nyeri kepala, nyeri sendi, disertai munculnya bercak2 merah dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. 

 

img-1539691840.jpg



Sedangkan congenital rubella syndromeadalah kondisi kecacatan bawaan pada janin disebabkan terinfeksi virus rubella, terutama pada trimester pertama. CRS dapat mengenai seluruh sistim organ bayi, tapi umumnya menyebabkan: ketulian, katarak, kelainan jantung, gangguan kecerdasan, kerusakan liver dan limpa, bayi kecil, dan bercak kemerahan pada kulit bayi. Tidak ada terapi atau pengobatan untuk CRS maupun infeksi rubella, sehingga pencegahan infeksi menjadi sangat penting. 

 

Penting pada ibu yang berencana hamil untuk mendapat vaksinasi MMR (jika belum pernah), atau jika sudah pernah maka melakukan pemeriksaan darah untuk Rubella. Jika mendapat vaksinasi MMR, maka sebaiknya menunggu 1 bulan sebelum merencanakan kehamilan. Sedangkan saat hamil tidak diperbolehkan untuk mendapat vaksin MMR karena justru berisiko menularkan virus rubella ke janin. 

 

Tidak ada terapi atau pengobatan khusus untuk infeksi rubella, hanya istirahat dan obat nyeri saja untuk mengurangi gejala. Penting untuk menghindari kontak pada seseorang yang terinfeksi rubella sampai 1 minggu setelah bercak kulit muncul. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar